Tampilkan postingan dengan label Dunia UKM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia UKM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Desember 2017

4 strategi yang harus di dilakukan UKM

4 strategi yang harus di dilakukan UKM akhir-akhir ini para pengusaha ukm sedang menghadapi ujian berat. Penjualan mereka diperkirakan turun dari biasanya karena daya beli masyarakat yang rendah.

Ini terlihat dari curhat sejumlah pelaku usaha kecil menengah (UKM), mereka curhat mengalami penuruan omzet hingga 56 persen.

Omzet penjualan dan laba tentu saja adalah hasil akhir yang ingin dicapai oleh semua perusahaan. Jika omset turun, laba usaha pun akan ikut turun.

Masalahnya, untuk mendapatkan omzet penjualan yang tinggi bukanlah sebuah hal yang bisa serta-merta datang tanpa usaha apapun dari kita

Tentu ada langkah-langkah yang harus kita ambil sebagai konsekuensi dari target kita untuk mendapatkan omzet penjualan yang tinggi.

Cara yang harus kita tempuh sebenarnya adalah hal dasar yang memang seharusnya harus dilakukan oleh seorang pelaku usaha demi mempertahankan kelangsungan usaha kita.

Berikut ini 4 strategi yang harus di dilakukan UKM untuk meningkatkan omzet usaha Anda:

1. Kualitas Produk

Selain sangat berpengaruh pada intergritas usaha kita, kualias produk juga sangat berpengaruh pada angka penjualan produk kita.

Sudah menjadi hal wajib bagi semua usaha untuk selalu mempertahankan kualitas produk mereka. Ini sangat sederhana, namun cukup sulit dilakukan.

Jika kualitas sudah jempolan, konsumen pun akan loyal dan terus akan berbelanja di toko Anda.

Apalagi jika usaha Anda di bidang makanan. Jadi teruslah menjaga dan meningkatkan kualitas produk Anda. Rasanya tidak masalah sedikit menaikan harga asalkan kualitas produk kita selalu terjaga.

2. Promosi dan branding

Ini hal penting kedua yang harusnya Anda lakukan jika ingin meningkatkan penjualan. Kekuatan promosi dan branding ini meningkatkan omzet usaha Anda.

Tidak harus mahal dan ribet. Lakukanlah promosi dan branding sesuai dengan kemampuan usaha Anda dan bermacam cara.

Contoh saja jika Anda memiliki usaha wisata murah, promo travel, dan sejenisnya, Anda bisa berpromosi di Ukmriau.com pemasaran digital (digital marketing) untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan sesuai target.

3. Layanan Terbaik

Dengan semakin banyaknya pesaing di luar sana, salah satu kunci untuk menang dalam persaingan itu adalah dengan meningkatkan kualitas layanan kita.

Taruhlah kita memiliki jenis produk yang sama dengan harga yang hampir sama, maka hal terpenting yang akan menjadi pertimbangan para konsumen tentu saja adalah pelayananya.

Pelayanan yang cepat bagi konsumen, ramah memperlakukan pelanggan, hingga menambah fasilitas tambahan seperti koneksi internet gratis di tempat usaha Anda, ini akan membuat pelayanan kepada konsumen bisa memiliki nilai tambah.

4. Belajar strategi pemasaran

Setiap pengusaha tidak hanya sekadar menjalankan usahanya. Mereka juga dituntut untuk selalu belajar. Terutama belajar pemasaran atau marketing.

Dan saat ini, belajar strategi pemasaran sudah bukan dengan cara konvensional lagi, melainkan perlahan-lahan harus bisa belajar pemasaran digital.

Bahan bacaan dari para praktisi digital marketing dengan mudah bisa Anda temui di situs blog dan media, dan kamu cari melalui layanan pencarian di Google.

Memang, meningkatkan omset penjualan adalah sebuah hal yang gampang-gampang susah. Tapi jika kita membiarkan terus omzet usaha Anda turun, semakin lama usaha Anda akan gulung tikar. Jadi sebelum omzet usaha turun lebih dalam lagi, cobalah perbaiki dari sekarang.  untuk itu harus coba 4 strategi yang harus di dilakukan UKM.

sumber : kompas

Read more ...

Senin, 04 Desember 2017

Ukm Memiliki Hak Cipta dan Hak Merek Tanpa Dipungut Biaya

Ukm Memiliki Hak Cipta dan Hak Merek Tanpa Dipungut Biaya - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) sepanjang tahun 2017 telah memfasilitasi 3000 lebih pelaku UKM untuk mendapatkan hak cipta dan hak merek. Pendaftaran hak cipta dan hak merek dapat dilakukan melalui Kementerian Hukum dan HAM tanpa dipungut biaya.

"Kami yang memfasilitasi dan membayar ke Kementerian Kumham, jadi pelaku UKM gratis," ujar Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga di sela-sela peresmian gedung PLUT-KUKM dan Kampung UKM Digital di Malang, Jawa Timur, Kamis (30/11/2017).

Puspayoga mengatakan hak cipta dan hak merek sangat penting bagi pelaku UKM, supaya memberikan perlindungan atas merek dagang dan jasa yang dimiliki, memberikan hak eksklusif atas suatu ciptaan, serta meningkatkan daya saing.

"Jadi kalau hak cipta gak punya pameran di luar negeri bisa dijiplak. Banyak kasus-kasus seperti itu. Saat kita mau pameran ke sana sudah tidak boleh, malah kita punya barang suruh bayar, makanya perlu hak cipta dan hak merek aman," tandasnya.

Cara untuk Ukm Memiliki Hak Cipta dan Hak Merek Tanpa Dipungut Biaya, pelaku UKM dapat mendaftarkannya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Kumham. Pendaftaran pun tak perlu lagi harus datang langsung tetapi cukup dengan mengakses laman dgip.go.id. Pendaftaran juga bisa melalui Kemenkop dan UKM.

"Nah kami di Kementerian Koperasi dan UKM hanya memfasilitasi karena ini kewenangan Kementerian Kumham. Sejak 2015 kita sudah kerjasama untuk memfasilitasi hak cipta dan hak merek. Supaya mereka bisa tingkatkan daya saing," kata Puspayoga.

Menurut Puspayoga, UKM lokal tidak akan berdaya saing tinggi apabila tidak diekspor ke pasar luar negeri, UKM Go Internasional juga bisa mendatangkan devisa bagi negara. Bali disebutnya sebagai salah satu daerah yang mampu menyumbang devisa terbesar dari kegiatan ekspor UKM yaitu kurang lebih Rp 60 triliun per tahun.

"Sinergi dengan PLUT-KUKM akan sangat membantu untuk mewujudkannya, di mana saat ini Kemenkop dan UKM telah memiliki 49 lokasi PLUT di seluruh Indonesia," kata Djatmiko.

melalui Kemenkop dan UKM untuk membantu Ukm Memiliki Hak Cipta dan Hak Merek Tanpa Dipungut Biaya.

sumber : wartaekonomi
Read more ...

Minggu, 03 Desember 2017

Kurangi Angka Kemiskinan Melalui Kumkm

Kurangi Angka Kemiskinan Melalui Kumkm - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM optimistis dengan keberadaan kopersi, usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) di seluruh desa di Indonesia efektif akan mampu mengurangi angka kemiskinan, pengganguran dan penciptaan lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan ekonomi.

“Untuk itu kami sebagai pemerintah terus memberdayakan pelaku usaha KUMKM agar  tidak ada lagi kemiskinan, pengganguran,” kata Deputi Bidang Kelembagaan Kemkop dan UKM Meliadi Sembiring saat mewakili Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga dalam acara peringatan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Riau ke-70 di Lapangan Purna MTQ, Pekanbaru, Riau‎, Jumat (17/11) sebagaimana dalam siaran pers yang diterima SP, Sabtu (18/11).

Hadir dalam acara itu antara lain‎ Wakil Gubernur Riau, ‎Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, Kemkop dan UKM, Abdul Kadir Damanik, ketua dan anggota DPRD Provinsi Riau, Bupati/Walikota se-Provinsi Riau,‎ Kadis Perdagangan, dan KUKM Provinsi Riau.

Koperasi dan UMKM merupakan jumlah unit usaha terbanyak di Indonesia dengan jumlah koperasi aktif sebanyak 152.559 dan jumlah anggota sebanyak 27.002.189 orang. Sedangkan jumlah UMKM sebanyak 59,26 juta unit, yang menyerap tenaga kerja lebih dari 123,2 juta orang. “Ini berarti lebih dari 96,71 persen tenaga kerja merupakan kontribusi KUMKM di dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia,” kata Meliadi.

Meliadi mengatakan, tekad pemerintah melakukan pemerataan perekonomian dan menghapus kesenjangan ekonomi harus didukung oleh semua pihak. Hal ini sesuai dengan tujuan negara yang diatur dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada alinea keempat dan mengamalkan sila kelima Pancasila. “Hal ini diperlukan karena upaya melakukan pemerataan perekonomian bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia,” ujar Meliadi.

‎Sebagaimana telah diketahui, Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan salah satu indikator makro untuk mengetahui perkembangan perekonomian di suatu negara dalam periode tertentu. PDB pada dasarnya merupakan jumlah dan/atau kontribusi nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha di suatu negara tertentu dalam periode tertentu.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM serta data BPS yang telah diolah, diperkirakan kontribusi koperasi sebagai suatu lembaga terhadap PDB nasional tahun 2013 sebesar 1.71 persen dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga tahun 2016 mencapai sebesar 3,99 persen.

Di dalam organisasi badan usaha berbentuk koperasi, anggota merupakan pemilik dan sekaligus pengguna jasa. Perkiraan kontribusi anggota koperasi terhadap PDB nasional tahun 2013 mencapai sebesar 13,56 persen. Dengan demikian, kontribusi total koperasi sebagai suatu lembaga beserta anggotanya pada tahun 2013 mencapai sebesar 15,27 persen.

Pada tahun 2016 diperkirakan kontribusi anggota koperasi terhadap PDB nasional sebesar 20,71 persen. Dengan demikian, kontribusi total koperasi sebagai suatu lembaga beserta anggotanya tahun 2016 mencapai sebesar 24.70 persen.

Menurut Meliadi, besarnya peningkatan kontribusi total koperasi sebagai suatu lembaga beserta anggotanya tersebut merupakan dampak dari upaya pemerintah mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh.

Kementerian Koperasi dan UKM telah, sedang dan akan terus melanjutkan berbagai program untuk meningkatkan kontribusi KUMKM terhadap perekonomian nasional, antara lain membuka akses permodalan usaha melalui kredit dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) dengan bunga 4,5 persen hingga 6 persen per tahun.

Selain itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama skema mikro dengan besar pinjaman maksimal 25 juta, bunga 9 persen dan tanpa agunan, program peningkatan akses pasar dengan mengikutsertakan pada berbagai kegiatan pameran baik dalam maupun luar negeri. “Tidak hanya itu kami juga memfasilitasi kemudahan bagi KUMKM mengajukan legalitas usaha dan pengembangan sertifikasi usaha, untuk realisasi standarisasi dan sertifikasi produk melalui HAKI,” jelas Meliadi.
Sumber: Suara Pembaruan
Read more ...

Rabu, 29 November 2017

Menkop mengatakan UKM agar mampu membaca selera pasar

Menkop mengatakan UKM agar mampu membaca selera pasar - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan pentingnya bagi UKM untuk dapat memenuhi selera pasar ketimbang hanya sekadar memproduksi barang semata.

"Ke depan penting agar bagaimana produksi UKM bisa laku di pasaran, kalau tidak laku bisa tutup galerinya maka sekali lagi penting untuk membuat produk UKM itu laku," kata Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga saat membuka Indonesia Bagian Timur (IBT) Expo di Surabaya, Rabu malam.

Oleh karena itulah, ia berharap pusat promosi dan perdagangan seperti IBT Center di Surabaya harus mampu menginisiasi dan mendorong UKM agar mampu membaca selera pasar.

Untuk itu, kata dia, IBT Center salah satunya harus mampu memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas akses pasar produk UKM.

"Apalagi Kawasan Timur Indonesia memang menjadi fokus pemerintah saat ini untuk dibangun dan dikembangkan," katanya.

Puspayoga sekaligus mengapresiasi keberadaan IBT Center yang berpusat di Surabaya sebagai pusat informasi yang menyajikan data yang valid tentang potensi wilayah dan segala kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah Indonesia Timur.

Dalam praktiknya nanti IBT Center diharapkan Menteri Puspayoga agar bekerja sama dengan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sebab untuk membangun sebuah pusat informasi berarti mengintegrasikan pusat data dan server yang saat ini tersebar di berbagai daerah.

"Dengan tersedianya data yang terintegrasi, proses e-government dapat terlaksana lebih efisien dan dapat memberikan kualitas layanan publik yang lebih baik," katanya.

Puspayoga juga berharap IBT Center dapat dikembangkan selain sebagai pusat informasi, promosi, sekaligus perdagangan dan pariwisata.

Menurut dia, pariwisata khususnya tak dapat dipisahkan dari sektor UMKM.

"Dalam hal UKM pasti terkait dengan pariwisata yang maju. Pariwisatanya maju UKM juga akan maju," katanya.

Ia juga berpesan agar para pelaku UMKM pun tak segan memanfaatkan skema pembiayaan yang telah disediakan pemerintah agar dapat menaikkan kelas usahanya.

Puspayoga ingin agar koperasi dan UKM tetap menjadi andalan pemerataan ekonomi di Tanah Air.

Ia berpendapat pertumbuhan ekonomi yang tinggi jika tanpa ada pemerataan kesejahteraan masyarakat artinya membiarkan kesenjangan tetap dalam posisi yang memprihatinkan.

Oleh karena itu, koperasi dan UKM harus diberdayakan agar pemerataan kesejahteraan tersebut dapat terwujud.

sumber : antara
Read more ...

Senin, 27 November 2017

Banyak UKM RIAU Tidak Terdata

Banyak UKM RIAU Tidak Terdata - Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Provinsi Riau Asrizal mengatakan saat ini ada 8600 an Usaha Kecil Menengah (UKM) di Provinsi Riau. Namun UKM tersebut tidak terdata dengan baik bergerak dibilang apa saja dan hasil produknya

"Kita akui banyak UKM di Riau itu tapi ya hidup segan mati tak mau, karena belum ada pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan," kata Asrizal,

Meskipun ada yang sudah memiliki hasil karyanya, hanya saja secara by name by produk belum ada, sehingga Dinas masih perlu melakukan pendataan dan menata kembali.
Menurut Asrizal, pihaknya akan melakukan pendataan kepada seluruh UKM yang ada di Riau tersebut. Ini dilakukan untuk konsentrasi pembinaan secara berkelanjutan dan fokus bidang.

"Kami akan mendata secara menyeluruh dengan sistem IT yang sudah dibuat Kominfo. Sehingga dengan mudah nanti diketahui berapa UKM yang bergerak dibidang assesoris, kuliner dan lainnya. Mudah-mudahan tahun ini aplikasinya jadi," sebut Asrizal.

Karena menurut Asrizal, untuk izin UKM ini sendiri ada yang dikeluarkan Kementerian langsung dan ada juga yang dikeluarkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Riau.

"Nanti diintegrasikan dengan izin di PTSP dan pusat izinnya sehingga kita punya data lengkap, target kita tahun depan sudah selesai dilakukan pendataan semuanya," ucap Asrizal.

Apalagi dengan sudah berdirinya Balai Pengembangan Produk dan Sertifikasi Indonesia dari Kementerian Perindustrian di Riau, maka menurut Asrizal akan lebih memudahkan membina pelaku UKM nantinya.

"Bagaimana cara pengembangan produk yang baik dan bisa memasarkan serta sertifikasi nya akan lebih mudah kedepannya. Makanya perlu dilakukan pendataan," tuturnya.
Asrizal juga memberi contoh untuk pengembangan tanjak yang saat ini harganya masih dianggap mahal oleh para pengunjung yang datang ke Riau. Menurutnya harus ada pengembangan ke depan agar Tanjak ada yang harganya lebih murah dan bisa dijangkau.

"Misalnya kita gunakan tenun sifatnya cetakan dan lebih murah harganya kita ingin tidak lebih dari Rp50 ribu, agar bagi yang datang ke Riau bisa dengan mudah membeli tanjak dengan murah," jelas Asrizal.

Apalagi semakin hari jumlah pengunjung ke Riau semakin banyak yang berwisata, maka harusnya menurut Asrizal peluang tersebut harus ditangkap. Caranya dengan memberikan edukasi kepada para pelaku UKM.

"Tentu ada oleh-oleh dibawa dari Riau. Sekarang harganya Rp125 ribu dan Rp150 ribu. Kalau ada yang harganya di bawah Rp50 ribu, wisatawan bisa tertarik membelinya. Jadi dibuat ada yang mahal, menengah dan di bawah nya," demikian Asrizal.

sumber : potretnews
Read more ...

teknologi dinilai dapat mendorong bisnis UKM

teknologi dinilai dapat mendorong bisnis UKM - Perusahaan penyedia layanan cloud dari Inggris, Sage, resmi hadir di Indonesia untuk membantu meningkatkan bisnis pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Tanah Air.

Diungkapkan oleh Vice President and Managing Director Sage Software Asia, Robin Chao, pelaku UKM di Tanah Air yang kini mencapai lebih dari 40 juta mampu menggerakkan ekonomi Indonesia, sejalan dengan program "go digital" yang digalakkan pemerintah.

Untuk mencapai hal itu, kata Chao, pelaku UKM perlu melakukan transformasi digital dengan mengimplementasi layana cloud dan teknologi kecerdasan buatan. Adopsi teknologi dinilai dapat mendorong bisnis UKM

Perusahaan penyedia layanan cloud dari Inggris, Sage, resmi hadir di Indonesia untuk membantu meningkatkan bisnis pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Tanah Air.
Diungkapkan oleh Vice President and Managing Director Sage Software Asia, Robin Chao, pelaku UKM di Tanah Air yang kini mencapai lebih dari 40 juta mampu menggerakkan ekonomi Indonesia, sejalan dengan program "go digital" yang digalakkan pemerintah.

Untuk mencapai hal itu, kata Chao, pelaku UKM perlu melakukan transformasi digital dengan mengimplementasi layana cloud dan teknologi kecerdasan buatan. Adopsi teknologi dinilai dapat mendorong bisnis UKM.

"Kami merasa cloud dan kecerdasan buatan akan berkontribusi besar terhadap pergeseran ekonomi digital ke depannya. Bisnis yang lebih kecil akan menjadi meningkat cloud," kata Chao di Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Selain itu, cloud dan kecerdasan buatan juga membantu pebisnis UKM agar lebih efisien. Melalui teknologi ini, semua jenis bisnis UKM bisa terhubung dengan pemasok, mitra bisnis, dan klien mereka.

Sage bukan pemain baru di bisnis cloud yang menyediakan solusi accounting dan finansial untuk korporasi. Kini Sage telah memiliki 3 juta pelanggan dari berbagai sektor di 23 negara di dunia. Sementara di Indonesia, Sage mengantongi 500 pelanggan.

"Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal UKM Indonesia. Untuk urusan teknologi, serahkan pada Sage. Sementara UKM bisa terus fokus pada inovasi-inovasinya," tuturnya. teknologi dinilai dapat mendorong bisnis UKM

sumber : liputan 6

 

 
Read more ...

Jumat, 24 November 2017

Pemerintah akan "go online" 8 juta UMKM di 2019

Pemerintah akan "go online" 8 juta UMKM di 2019 Dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, perkembangan digital telah memberi peluang bagi pelaku bisnis UMKM untuk memanfaatkan teknologi guna meningkatkan bisnis mereka.

Hal ini, kata Rudiantara, sejalan dengan apa yang diungkapkan Presiden Joko Widodo saat pertemuan APEC, di mana pertumbuhan digital bisa mendorong tumbuh kembangnya UMKM. Selain itu, Presiden juga menyebut pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM bisa menurunkan kesenjangan ekonomi.

"Fokus pemerintah saat ini ada di UMKM. Kami memiliki target meng-online-kan 8 juta UMKM hingga 2019. Dengan begitu, UMKM bisa menjadi pemain utama dari perkembangan ekonomi digital ini," kata Rudiantara dalam konferensi pers mengenai 8 Juta UMKM Go Online di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta mengungkapkan, dari target Pemerintah akan "go online" 8 juta UMKM di 2019, saat ini jumlah UMKM yang sudah go online sebanyak 3,97 juta UMKM dari total UMKM sebanyak 59,2 juta.

Wayan mengatakan, dari banyaknya UMKM yang ada di Indonesia, memang belum semuanya masuk dalam bisnis online. "Tidak semuanya masuk, beberapa dari segi kapasitas tidak memadai makanya kami terus melakukan standardisasi UKM yang sudah go online," kata Wayan.
Dia mengatakan, tahun ini Kemenkop UKM telah melakukan standardisasi terhadap 2.025 UMKM, dan pada 2018 akan ada 2.500 UMKM yang distandardisasi. "Target kami 50.000 UMKM yang akan distandardisasi selama pemerintahan Jokowi. Jadi, UMKM ini dikawal dalam bisnis online," kata Wayan.

Dia mengatakan, bentuk bantuan yang diberikan Kemenkop UMK di antaranya akses ke lembaga pendanaan hingga membantu dari segi hak cipta.

Rudiantara menambahkan, pemerintah dalam hal ini Kemkominfo juga berupaya menghadirkan infrastruktur yang mendukung UMKM di seluruh Indonesia go online dengan program afirmatif Palapa Ring.

"Di 112 kota atau kabupaten yang masuk dalam daerah terdalam, pemerintah melakukan affirmative policy dengan program Palapa Ring. Sehingga semua kabupaten atau kota bisa terhubung broadband pada 2019," untuk membantu Pemerintah akan "go online" 8 juta UMKM di 2019

sumber : liputan6
Read more ...

Kamis, 23 November 2017

Riau Street Food Fiesta 2017

Riau Street Food Fiesta 2017- Kuliner yang akan dihadirkan diperkirakan mencapai 100 jenis   dan pastinya berbagai masakan dan minuman khas Melayu.

"Sebagian besar tenant akan menghadirkan kuliner, ada produk makanan dari UMKM, ada dari asosiasi, dan juga ada kerajinan dari industri kreatif," ungkap Alfa Nonie selaku panitia pelaksana.

Dalam kegiatan ini akan ditampilkan berbagai kuliner hasil karya wanita Riau, baik makanan maupun minuman. Selain itu juga kerajinan dari UMKM dan industri kreatif.

Dinas Pariwisata Riau akan menggelar Riau Street Food Fiesta 2017 selama tiga hari tanggal 24-26 November 2017, di Gedung Wanita Citra Sekar Kirana Jalan Diponegoro.

Pada kesempatan ini disediakan tenda untuk konsultasi bagi UMKM peserta Riau Street Food Fiesta.

Pihak UMKM bisa melakukan konsultasi perbaikan logo usaha, perbaikan kemasan, maupun konten kreatif lainnya.

Riau Street Food Fiesta 2017 digelar di Gedung Wanita Citra Sekar Kirana Jalan Diponegoro.

sumber : tribun pekanbaru
Read more ...

Rabu, 22 November 2017

kreasi pipa air bekas jadi bernilai ekonomis

Punya banyak barang bekas di rumah sebenarnya anugerah jika bisa dimanfaatkan dengan benar. Termasuk salah satunya memanfaatkan pipa air bekas untuk membuat barang-barang unik dan kreatif. Ini beberapa contoh kreasi dari pipa air bekas yang inspiratif.

Pipa air (red paralon) biasanya banyak digunakan saat sedang membangun rumah baru, Terkadang, saat membeli pipa air ada banyak lebihnya. Jika di rumahmu ada banyak pipa air yang sudah tak terpakai, sebaiknya tidak dibuang begitu saja namun bisa di hasilkan barang yang bernilai ekonomis.

Sayang kalau pipa air tersebut gak kita ubah dan kreasikan menjadi barang-barang yang bermanfaat. Ada banyak orang yang telah mencoba untuk mengkreasikan pipa air  dari berbagai ukuran ini menjadi barang yang unik dan menarik.
Apa saja kreasi dari pipa air bekas yang dapat dibuat? Berikut ini beberapa contohnya.

1. Membuat meja dari pipa air (paralon)

Ini salah satu kreasi unik yang bisa dimanfaatkan dari pipa air / paralon bekas. Jika kreatif, kamu bisa mengubah paralon yang tak berguna menjadi meja di ruang tamu (atau ruang lainnya) yang cantik dan menarik.

Salah satu contoh adalah meja dalam gambar berikut.

 

2. Membuat jemuran


Selain meja, paralon bekas juga bisa dimodifikasi untuk membuat jemuran pakaian lho. Contohnya seperti di gambar berikut ini. Kamu pun bisa memodifikasi bentuknya sesuai dengan kreativitas dirimu.

jemuran kreasi dari pipa air bekas
 

3. Rak Multifungsi dari Paralon Bekas


Ruang keluarga kamu akan tampil lebih menarik dengan kehadiran rak multifungsi ini. Bahan-bahan yang digunakan pun cukup mudah. Tetapi, memang membutuhkan kecermatan dalam segi pengukuran.


4. Pot dari pipa air


Ini salah satu kreasi dari pipa air bekas yang termudah. Gak membutuhkan banyak paralon. Kamu bisa menanam berbagai tanaman dengan tetap terlihat cantik.

 

5. Hiasan dinding dari pipa air


Dinding di rumah kita terlihat kosong dan biasa saja? Yuk buat lebih menarik dengan menggunakan barang-barang bekas, salah satunya dengan menggunakan pipa air bekas berikut ini.

 

6. Rak piring dari pipa PVC


Piring-piring di dapur berantakan? Rapikan dengan membuat rak piring dari pipa air / paralon bekas ini. Sangat mudah kok. Tinggal memotong beberapa bagiannya. Jika ingin terlihat lebih menarik, kamu bisa mencatnya dengan warna yang disesuaikan dengan warna dapurmu.


7. Membuat rak sepatu unik


Kamu punya koleksi sepatu yang cukup banyak? Sungguh repot jika dibiarkan saja. Rapikan dengan membuat rak sepatu unik yang merupakan kreasi dari pipa air bekas. Terlihat jauh lebih menarik dan unik. Ini contohnya.

 

Itulah beberapa contoh kreasi dari pipa air bekas yang bisa memberikan kamu inspirasi dan ide untuk memcobanya sendiri di rumah.

sumber : www.jatik.com

 
Read more ...

Kemenkop Memfasilitasi Kemudahan UMKM Ajukan Legalitas dan Sertifikasi Usaha

Selain memiliki program peningkatan akses pasar melalui berbagai kegiatan pameran dalam dan luar negeri, Kementerian Koperasi dan UKM juga memfasilitasi kemudahan bagi UKM dalam mengajukan legalitas usaha dan pengembangan sertifikasi usaha, untuk realisasi standardisasi dan sertifikasi produk melalui HAKI. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, Kemenkop dan UKM Abdul Kadir Damanik dalam acara peringatan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Riau ke-70 di Lapangan Purna MTQ, Pekanbaru, Riau, Jumat (17/11/2017).

Kemenkop dan UKM juga terus mendorong upaya pemanfaatan dan optimalisasi pemanfaatan tekonologi digital bagi pelaku bisnis KUMKM. Kemenkop dan UKM telah melakukan kerja sama dengan PT Telkom dalam pelaksanaan Program Kampung UKM Digital di Gedung PLUT KUMKM. Sampai dengan saat ini sudah di-launching program Kampung KUMKM Digital yang berada pada 23 lokasi PLUT-KUMKM termasuk di Provinsi Riau.

 

Selain itu, Kemenkop dan UKM juga telah memperkenalkan penerapan teknologi digital koperasi dan UKM dalam hal pendaftaran Badan Hukum Koperasi dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi Online maupun pendaftaran UKM sebagai merchant di marketplace SMESCO, serta kerja sama dengan berbagai marketplace lainnya.

"Juga dilakukan program peningkatan kapasitas SDM UKM dan Mahasiswa sebagai Techno-preneur. Kesemuanya itu merupakan upaya dalam mendukung target Bapak Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai 'Digital Energy of Asia' pada tahun 2020 dengan didukung oleh minimal sebanyak 8 juta UKM yang sudah go online," tutup dia.

sumber : https://www.wartaekonomi.co.id/
Read more ...

Rabu, 15 November 2017

strategi untuk meningkatkan keuntungan bisnis UKM

Tak bisa ditolak lagi bahwa saat ini bisnis usaha kecil menengah (UKM) menjadi salah satu bisnis yang paling populer. Persaingan yang semakin ketat dari masa ke masa membuat bisnis UKM menjadi salah satu tantangan besar bagi pengusaha yang baru merintisnya.

Banyak yang beranggapan hasil yang didapat dari bisnis UKM cukup bersaing dengan bisnis besar lainnya, apalagi hanya membutuhkan modal yang kecil untuk dapat memulainya.
Selain untuk mengejar target keuangan, bisnis UKM juga bisa dijadikan sebagai sarana pembelajaran yang menawarkan berbagai pengalaman menarik dan belum pernah didapatkan.

Tak heran kalau banyak orang mulai terjun sebagai pengusaha bisnis UKM. Banyak orang sudah menjadikan bisnis UKM sebagai investasi masa depan yang cukup baik.

Dengan melakukan berbagai cara untuk memulai, bisnis UKM menjadi semakin populer dari tahun ke tahun dan populasinya semakin meningkat. Hal tersebut menjadi hal yang positif.

Sebab semakin banyaknya pengusaha yang tumbuh, akan semakin maju sebuah negara, apalagi kalau usaha yang dijalani sukses dan memperoleh banyak keuntungan.

Karena pasar yang mulai ramai akan persaingan dan banyaknya produk produk pesaing, Anda perlu memperhitungkan lebih jauh lagi mengenai perolehan keuntungan.

Anda dapat memulai berbagai rangkaian strategi demi kelancaran menjalankan bisnis UKM. Semua bisa dicapai dengan perencanaan yang matang dan dapat diterapkan dengan mudah.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk memulai bisnis UKM mulai dari hal kecil hingga besar. Jika Anda bingung apa strategi yang tepat untuk meningkatkan keuntungan bisnis UKM, berikut adalah sejumlah caranya, seperti mengutip cermati.com, Senin (6/11/2017).

1. Pemasaran Dua arah

Mendapatkan keuntungan yang lebih banyak lewat promosi memang menjadi salah satu jalan yang dapat ditempuh. Pemasaran dua arah jadi cara ampuh mengingat saat ini pun zaman semakin berkembang dengan masifnya perkembangan dunia digital. Tentunya hal ini akan mempermudah Anda untuk melakukan pemasaran.

Ada dua cara yang bisa ditempuh untuk memasarkan bisnis yang Anda kelola dan keduanya pun bisa dilakukan secara bersamaan.

Pertama adalah pemasaran secara konvensional dan yang kedua adala pemasaran online, di website ukmriau.com. Cara kedua paling diminati karena membutuhkan modal kecil dan perolehan yang didapat cukup besar.

2. Promosi yang Tepat

Banyak yang bilang melakukan promosi membutuhkan sebuah pengalaman. Namun, bukan berarti Anda yang masih pemula tidak dapat memulainya. Menarik minat publik agar bisnis UKM dapat dilihat memang bukan perkara mudah. Sebab sudah meyangkut masalah minat masing-masing.

Anda dapat membuat minat orang berubah dan juga bisa membuat orang semakin meminati bisnis Anda. Lewat promosi yang tepat, Anda dapat melakukannya. Pilihlah sistem promosi dan rencana promosi yang sekiranya tepat untuk bisnis Anda. contohnya pada website ukmriau.com Jangan memaksakan agar nantinya Anda dapat dengan lepas menjalankannya.

3. Pelayanan Baik Terhadap Pelanggan

Menjadi hal wajib yang harus dilakukan setiap pengusaha untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin demi memuaskan pelanggan. Sebab pembeli adalah raja. Tiap pelanggan memiliki nilai sendiri dari produk Anda yang nantinya akan berbuah sebagai hasil yang positif, bahkan bisa juga negatif.

Dengan memberikan pelayanan terbaik pada setiap pelanggan, nama bisnis UKM Anda akan semakin dikenal lewat mulut ke mulut. Hal tersebut adalah salah satu promosi gratis yang bisa didapatkan.

Sudah ada banyak kasus yang menjadikan sarana mulut ke mulut sebagai promosi tepat untuk mendukung bisnis UKM. Itu pun terbukti sukses. Kalau Anda ingin mengikuti jejak mereka, ada baiknya untuk selalu memberikan pelayanan terbaik setiap saat.

Meraih keuntungan besar lewat bisnis UKM adalah impian setiap orang. Selain memberikan peluang sebagai seorang pengusaha, Anda juga dapat merencanakan hal lain yang lebih besar ke depannya. Keuntungan yang didapat dari bisnis UKM bisa menjadi modal dukungan yang paling baik untuk rencana Anda tersebut.

Sebuah investasi yang cukup menjanjikan akan berbuah manis nantinya. Walaupun pastinya banyak rintangan yang harus dihadapi terlebih dahulu, tetaplah berpegang kepada komitmen dan strategi yang telah Anda rencanakan sebelumnya.

sumber : http://www.liputan6.com
Read more ...

Sabtu, 28 Oktober 2017

Pasar Inovasi dan Kreativitas Wadah Kenalkan UKM ke Investor

Pasar Inovasi dan Kreativitas Wadah Kenalkan UKM ke Investor - Dalam usaha memberikan peningkatan kualitas dan produktifitas bagi sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Indonesia menggelar ‘Pasar inovasi dan Kreativitas’.


Pameran yang dilaksanakan mulai dari 31 Oktober – 2 November 2017 itu terdiri dari berbagai rangkaian, seperti pameran, talkshow, dan seminar. Berlokasi di Graha Pengayoman dan Lobby Graha Pengayoman, Gedung Sekretariat Jenderal, Kementerian Hukum dan HAM, acara akan dimulai dari pukul 08.00 – 15.30.


Perlu diketahui, acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Tak hanya itu, untuk poin acara dan pendaftaran merek tidak dipungut biaya.


2017-10-28_162956


Nantinya, peserta pameran Pasar inovasi dan Kreativitas 2017 itu akan diundang sebagai peserta talkshow dan seminar. Para peserta sendiri terdiri dari wirausaha dan pengusaha. Mulai dari investor, pelaku UKM, pemilik desain industri, dan pencipta.


Untuk acara talkshow pertama, acara tersebut akan mengundang Marcell Siahaan serta penyanyi dangdut, Ikke Nurjanah. Mereka akan membahas mengenai perlindungan Hak Cipta yang didampingi Direktur Hak Cipta dan Desainn Industri Kementerian Hukum dan HAM, Dr. Dra. Erni Widhyastari, Apt., M.Si.Setelah itu, talkshow lainnya, yang membahas Inovasi Produk SIDOMATH yang bakal dijelaskan oleh Direktur SIDOMATH.


Untuk hari kedua, akan dilaksanakan Seminar Perlindungan Merek Untuk UKM yang bakal dihadiri oleh Direktur Merek, selain itu ada pula Aditya Yoga seorang dosen dan praktisi serta pengusaha pemilik Merek Tri Raharjo.


Setelah itu bakal dilaksanakan pula talkshow “Inovasi Produk Karya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)” dengan narasumber Kepala Pusat Inovasi LIPI.


Terakhir akan dilaksanakan talkshow sebanyak 50 peserta dengan narasumber Presiden Direktur PT Bogor Life Science and Technology.


Dengan adanya acara tersebut, diharapkan mampu menjadi wadah pemilik UKM atau pengusaha dalam mempromosikan produk miliknya kepada calon investor sehingga mampu menciptakan peluang untuk memproduksi inovasi/produk kreatif tersebut secara massal.


sumber : news.liputan6.com

Read more ...

Selasa, 17 Oktober 2017

Penerapan Pajak e-Commerce Mengkhawatirkan UKM di Lapak Online

Penerapan pajak e-commerce mengkhawatirkan UKM di lapak online, Jakarta - CEO Bukalapak.com Ahmad Zaky mengatakan, jika penerapan pajak terhadap pelaku e-commerce jadi dilakukan, dikhawatirkan terjadi perpindahan barang yang selama ini dijual atau ditaruh di lapak online. Para penjual yang mengisi lapak online yang kebanyakan UKM akan khawatir terkena pajak. Padahal pendapatan mereka tidaklah luar biasa.


Karena itu, Zaky menyarankan kepada pemerintah untuk mengkaji ulang jika ingin memajaki industri e-commerce. Seperti diketahui, pemerintah tengah menggodok pengaturan pajak e-commerce yang akan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang akan keluar pekan depan.

"Kalau ini diterapkan akan terjadi eksodus (perpindahan) apalagi pajaknya saya dengar bisa 5%-10% jadi pajak PPN. Itu besar sekali dan akan membuat mereka eksodus," kata Zaky kepada SINDOnews, Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Zaky mengungkapkan, para UKM yang mengisi lapak mereka atau perusahaan e-commerce lainnya, sudah dapat dipastikan akan pindah, karena barang yang akan dijual akan dikenai pajak besar. Zaky menganggap hal ini tidak adil.

"Enggak fair untuk kami karena itu tidak sama playing fieldnya. Kedua, menurut saya pemerintah baiknya itu berpikir agak panjang. Karena kalau begini pemerintah tidak memandang industri kita," lanjutnya.

Dia mengatakan bahwa industri di Indonesia khususnya digital dan UKM, sedang tumbuh. Banyak UKM yang masih berjualan di offline ataupun di sosial media yang mana sangat sulit untuk didata.

"Jadi menurut saya, pemerintah harusnya lebih dulu memindahkan UKM ini untuk digitalisasi, entah pakai poin of sales, software, mereka diminta unyuk masuk ke bukalapak, jualan di sosmed menurut saya itu lebih bijak," pungkasnya.

(Sumber:https://ekbis.sindonews.com)
Read more ...

Masuki Ekonomi Digital BNI Ajak Pelaku UKM Kembangkan e-Commerce

Masuki Ekonomi Digital BNI Ajak Pelaku UKM Kembangkan e-Commerce - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau disingkat dgn BNI, mengajak mitra binaannya yang tergolong Usaha Kecil Menegah (UKM), untuk dapat terlibat secara aktif di Rumah Kreatif Badan Usaha Milik Negara (RKB) yang berada di Kabupaten Jembrana, Bali. RKB BNI merupakan wadah bagi UKM untuk berkembang dan berkolaborasi, sebagai bagian dari Digital Economy Ecosystem. Para mitra binaan yang aktif di RKB BNI, akan mendapatkan pembinaan untuk peningkatan kapasitas dan kapabilitas dalam mengembangkan peluang usaha yang mereka miliki melalui pasar digital atau e-commerce.


Peresmian RKB Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno Senin, (16/10/2017). Hadir dalam kesempatan tersebut Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT, Putu Bagus Kresna, dan Bupati Jembrana, I Putu Artha, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. RKB dibangun sebagai salah satu pusat data dan informasi, sekaligus sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UMKM.
“Kami berharap RKB BNI ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri kreatif yang ada di Jembrana,” kata Kresna dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian & Perdagangan Kabupaten Jembrana, Made Gede Budhiarta, menjelaskan saat ini terdapat lebih dari 40 mitra binaan Rumah Kreatif BUMN yang sudah teregistrasi di portal blanja.com.


“Beberapa produk unggulan dari Jembrana, seperti kain songket, kerajinan batok kelapa serta produk kreatif dari bahan daur ulang, sudah dapat dibeli oleh konsumen melalui blanja.com,” ungkapnya.
Para UKM yang tergabung di RKB BNI ini, nantinya akan mendapatkan training berupa registrasi dan akses pemasaran melalui situs belanja terkemuka saat ini yaitu blanja.com.
Kemudian untuk memudahkan para UKM melayani konsumennya, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri, BNI telah melengkapinya dengan berbagai fasilitas pembayaran online (e-payment), seperti BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI Kartu Kredit serta BNI Virtual Account Payment.


Dalam kesempatan tersebut, disepakati juga kerjasama antara BNI dan Pemkab Jembrana terkait pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan, seperti pembiayaan KUR untuk UMKM, fasilitas Cash Management, Branchless Banking (Keagenan/Laku Pandai), fasilitas pembayaran pajak dan penerimaan daerah lainnya secara online, serta pengelolaan aktivitas jasa dan keuangan lainnya. “BNI berkomitmen mendukung pembiayaan kepada para pelaku UKM, dalam penambahan modal usaha dan memberikan kemudahan dalam mengakses layanan transaksi keuangan,” imbuhnya. (*)


sumber : bali.tribunnews.com

Read more ...

Senin, 16 Oktober 2017

Gubernur Riau Buka Riau Expo 2017

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayananan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, bekerjasama dengan Event Organizer PT Malik Ghonniyu Razak menyelenggarakan event tahunan  Riau Expo 2017, lansung dibuka oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bertempat, di SKA CO EX (Komplek Mall SKA), Jl. Soekarno Hatta, Pekanbaru, Sabtu (14/10).

Riau Expo ini juga merupakan rangkaian dalam perhelatan HUT RI ke-72 dan HUT Provinsi Riau yang ke-60 yang akan digelar sampai dengan 20 Oktober 2017 nanti.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayananan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Evarevita, SE, M.Si menyebutkan dalam sambutannya pameran ini merupakan upaya nyata Pemerintahan Provinsi Riau untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing masyarakat Riau khususnya dan Indonesia umumnya dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dengan mengambil tema "Mari Jadikan Provinsi Riau, Sebagai Destinasi Pariwisata, Investasi dan Perdagangan".

Dalam acara tersebut tampak hadir Wakil Gubenur Riau H. Wan Tamrin Hasyim beserta Forkopimda Provinsi Riau, Para Bupati dan Walikota Se Provinsi Riau, Ketua Dekranasda Prov. Riau, Perwakilan dari BUMN/BUMD, Perwakilan Tokoh Masyarakat, Ketua LAM Riau dan para peserta pameran.
Sebelum meresmikan pembukaan pameran Riau Expo 2017, Gubernur riau dalam sambutannya bersama Wakil Gubernur Riau mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang telah berkontribusi dalam membantu pelaksanaan pameran Riau Expo 2017 ini, sehingga dapat terlaksana dengan lancar. Dan kemudian dilanjutkan dengan pemukulan rabbana sebagai tanda dibukanya pameran Riau Expo 2017.

Gubernur Riau Ir. Asyadjuliandi rachman mengatakan "Penyelenggaraan pameran ini diharapkan dapat mendorong terlaksananya hubungan perdagangan, kerjasama investasi sekaligus sebagai sarana pariwisata dan budaya sehingga pameran ini merupakan wadah yang tepat untuk Trade, Entrepreneurship, Tourism & Investment (TETI) dapat menjadi ajang saling tukar informasi yang berguna bagi para calon investor di Provinsi Riau", tutur Gubernur Riau.

Usai membuka pameran Riau Expo 2017, Gubernur Riau bersama Kapolda Riau Irjen Pol Nandang dan rombongan melakukan peninjauan beberapa stand pameran yang ada di dalam pameran tersebut. Sekitar 260 stand ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut yang terdiri dari 12 kabupaten/kota Pemerintah Daerah (Pemda) sampai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). (adv)

sumber: riaugreen.com
Read more ...

Kamis, 05 Oktober 2017

Seputar UKM

Info mengenai seputar UKM, Peluang Usaha, Peluang Bisnis, Bisnis UKM, & Direktori UKM yang ada di Riau, kini bisa diakses melalui UKMriau.com.


UKMriau.com merupakan Portal Media Informasi & Direktori UKM Riau sekaligus tempat Info Peluang Usaha dan Bisnis UKM, yang mengakomodir pelaku UKM dan pemilik usaha di Kota Pekanbaru khususnya dan umumnya untuk semua Kabupaten di Provinsi Riau.


Kini UKMriau.com dapat dijadikan sebagai sarana informasi mengenai UKM yang ada di Riau yang terdiri dari berbagai bidang usaha dan produk yang ada di Provinsi Riau. Semua kategori UKM dan UMKM sudah kami rangkum dalam kategori masing-masing.


Selain sebagai media informasi, UKM Riau dikembangkan dalam bentuk direktori dengan fasilitas yang lengkap, seperti deskripsi usaha UKM, gambar, info kontak, sampai peta lokasi juga disediakan.


UKMriau.com telah Merilis aplikasi UKM Riau berbasis android Versi 1.1 bertepatan pada malam Tahun Baru 2017. Aplikasi ini diharapkan mempermudah untuk para pelaku Usaha UKM dalam mempromosikan usaha dan bisnisnya, serta bermanfaat bagi masyarakat Riau pada umumnya.Aplikasi ini tentunya masih sangat jauh dari sempurna, oleh sebab itu masukan dan saran kepada semua TIM UKM Riau dan Mitra UKM Riau (Pelaku Usaha UKM riau) di harapkan demi perbaikan dan pengembangan Aplikasi Versi selanjutnya.


Adapun Visi dan Misi UKMriau.com, yaitu


















  VISI :Sebagai Media Informasi Satu Pintu UKM Riau, serta pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pendorong semangat kewirausahaan yang terintegrasi, progresif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.
  MISI :

  • Memberdayakan Pelaku UKM Riau secara optimal, melalui pemanfaatan Dunia Teknologi Informasi (Internet).

  • Meningkatkan daya saing pemasaran produk UKM Riau baik secara Nasional maupun Internasional,  dengan slogan GO ONLINE UKM RIAU.

  • Memperluas lapangan kerja melalui penciptaaan produk unggulan UKM Riau.

  • Memperluas jaringan kerja dengan pihak ketiga dibidang pengembangan UMKM.

  • Memberdayakan wirausaha mikro dan kecil melalui  berbagai kegiatan  pembangunan karakter dan peningkatan kapasitas kewirausahaan.

  • Mendorong semangat kewirausahaan pada generasi muda secara berkelanjutan.


 SLOGAN :GO ONLINE UKM RIAU

GO Online UKM Riau


GO Online UKM Riau dapat dirasakan jika profile usaha para pelaku Usaha dan Mitra UKM Riau benar-benar masuk dan terlisting di belantara Google. Mitra yang telah bergabung tidak hanya dapat ditemukan di Direktori UKM Riau, tapi juga dapat dicari di pencarian Google.


Saat ini UKMriau.com tengah berusaha semampu dan bekerja keras untuk mewujudkan slogan GO Online UKM Riau agar benar-benar nyata, bukan hanya sekedar wacana dan slogan belaka.



Dengan rendah hati kami mengajak anda semua para pelaku usaha UKM untuk bergabung bersama kami, dan rasakan slogan GO Online UKM Riau benar-benar berlaku untuk profile usaha anda.

Dengan demikian harapan kami semua pelaku USAHA UKM di Riau usahanya dapat masuk bukan hanya di direktori UKM Riau, tapi benar-benar merasakan manfaat yang lebih besar yaitu masuk dalam pencarian mesin pencari GOOGLE. Dan dapat dikenal bukan hanya di Riau tapi di seluruh Indonesia bahkan sampai ke mancanegara, amin… (Ini harapan terbesar TIM UKM Riau).

Jangan sungkan silahkan anda daftar sekarang juga usaha dan Bisnis UKM anda ke dalam direktori UKM Riau, dapatkan manfaat yang berharga untuk kemajuan Bisnis UKM anda dan silahkan juga kunjungi Basecamp UKM RIAU : di  Jl. Rajawali / Gardenia No. 49 Sukajadi Pekanbaru – Riau ( Lantai 3 RIAU WEB DESIGN Pekanbaru )

Read more ...

Rabu, 04 Oktober 2017

Bisnis Usaha Cover Mobil Pekanbaru Riau

Bisnis Usaha Cover Mobil Pekanbaru Riau - Bagi pemilik kendaraan bermotor, menjaga body kendaraan baik dari cuaca maupun tangan iseng menjadi hal yang sangat diperhatikan. Karena itu tidak salah cover atau pelindung kendaraan masih banyak dicari masyarakat. Salah satunya adalah CoverKu yang dirintis Hendi Anugrah sejak awal 2015. Usaha yang berawal dari usaha rumahan ini kini semakin berkembang dengan konsep kerja sama bermodal hanya Rp 1 jutaan. Seperti apa kerja sama yang ditawarkan?

Awal Usaha Cover Kendaraan “CoverKu”

Pertumbuhan industry otomotif yang terus menunjukkan tren positif di Indonesia ternyata berdampak langsung pada peningkatan permintaan terhadap aksesori pendukungnya, salah satunya yaitu cover mobil. Walaupun bukan barang baru, namun penutup atau pelindung kendaraan ini bisa dibilang peluang usaha yang cukup menjanjikan. Hal inilah yang mendorong Hendi Anugrah untuk terjun ke usaha cover kendaraan sejak awal 2015.

Banyak pengguna mobil yang ingin menjaga kebersihan mobilnya saat ditinggalkan baik di dalam maupun di luar ruangan. Selain itu dengan cover ini kondisi cat kendaraan beroda empat tersebut akan tetap baik karena terhindar dari panas dan hujan secara langsung,”ungkapnya.

Dalam merintis usaha dengan nama CoverKu ini, Hendi hanya mengeluarkan modal sekitar Rp 10 juta. Modal tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan jahit dan juga bahan untuk membuat cover kendaraan. “Kebetulan saya punya pengalaman bekerja dikonveksi selama 2 tahun, jadi untuk membuat cover kendaraan tidak sulit,” ujarnya.

Benar saja, dengan memasarkan produknya secara langsung pada teman maupun kerabat serta menjalin kerja sama titip jual dengan berbagai usaha di bidang otomotif membuat CoverKu mendapatkan respons positif dari masyarakat. “Alhamdullilah, CoverKu sudah masuk di beberapa toko otomotif di wilayah Jawa Timur,” ungkap pria asli Sidoarjo ini.

Berawal Dari Usaha Rumahan Kini Produksi 800 Cover Kendaraan Dengan Omset Ratusan Juta

Jenis Cover Kendaraan Dari Mobil Hingga Sepeda

Jika awalnya CoverKu hanya memproduksi cover mobil dari berbagai tipe. Kini produk yang dibuat semakin beragam. Mulai dari cover sepeda motor hingga cover sepeda, sedangkan untuk di luar otomotif, CoverKu juga menawarkan produk cover tas untuk para pencinta alam, “hampir sebagian besar, produk kita adalah pesanan, sehingga ukurannya pas dengan kendaraan yang akan menggunakan cover tersebut, “ ujarnya.

Dalam menjalankan usaha, Hendy menonjolkan kualitas bahan serta kerapian dalam proses penjahitan. Untuk bahan ia memilih bahan yang tahan air atau waterproof seperti Milky, Tasian, dan Nolan, yang dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat produk-produk berbasis waterproof (anti air).

Harga Cover Kendaraan

Harga jual Coverku juga relative terjangkau tergantung jenis kendaraan dan bahan yang digunakan. Untuk mobil sedan dan sejenisnya Rp 300-320 ribu, mobil keluarga ukuran sedang seperta Avanza dan sejenisnya Rp 340 – 360 ribu dan mobil keluarga besar seperti Kijang Innova, Alphard dan sejenisnya Rp 380 -400 ribu. Dan ketiga ukuran tersebut, ukuran yang paling laku dan paling banyak dipesan adalah cover untuk mobil keluarga ukuran sedang. Sedangkan untuk sepeda motor dipasarkan dengan harga Rp 210 ribu, untuk sepeda seharga Rp 150 ribu dan tas berkisar Rp 100 ribu.

Setiap bulannya paling tidak Hendi bisa memproduksi 500 – 800 cover setiap bulan dengan omset sekitar Rp 100 juta. Bukan hanya di wilayah Jawa Timur, produknya juga telah dipesan hingga beberapa kota di Indonesia bahkan hingga mancanegara.

Peluang Usaha Menjadi Agen Cover Kendaraan

Melihat besarnya pasar produk cover kendaraan, Hendi menawarkan kerja sama usaha keagenan sejak usahanya berjalan lima bulan investasi yang ditawarkan pun sangat terjangkau, yakni cukup Rp 1 juta.

Dengan investasi tersebut, Mitra akan mendapatkan berbagai jenis cover yang nantinya bisa dijual kembali pada konsumen. “Bila ukuran cover yang diterima tidak pas, maka bisa memesan dengan ukuran yang sesuai dan langsung akan kita produksi dan kita kirim pada Mitra,” ujarnya.

Dan setiap penjualan cover kendaraan, Hendi akan memberikan ptongan harga sebesar 30%. Bukan hanya itu, bagi mitra yang kerap melakukan pesanan paling tidak 50 pesanan dalam satu bulan akan mendapatkan berbagai reward menarik mulai dari potongan harga yang lebih besar hingga berbagai hadiah lainnya.

Walaupun belum satu tahun menjalankan usaha ini, namun Hendi sudah memiliki 10 mitra usaha yang ada di beberapa kota besar di pulau Jawa seperti Bandung Sukabumi, Semarang, Solo hingga Surabaya. Bahkan dalam waktu dekat ada beberapa mitra dari luar Jawa yang akan bergabung untuk memasarkan usahanya.

Kendala Usaha

Seiring semakin besarnya permintaan, Hendi juga telah menambah jumlah mesin jahitnya menjadi 10 mesin dan memindahkan usahanya ke sebuah Ruko di Malang, jawa Timur. Namun hingga saat ini tidak semua mesin jahit difungsikan karena kurangnya karyawan yang bisa memproduksi cover dengan baik. “Saya masih kurang SDM di produksi, jadi kadang pesanan suka tersendat,” ungkapnya.

Namun begitu, Hendi tidak patah semangat. Dengan SDM yang ada ia mencoba untuk memproduksi pesanan konsumen sehingga sampai saat ini tidak ada konsumen yang kecewa dengan pelayanan yang kecewa dengan pelayanan yang diberikan. “Kita kerap lembur, dan pastinya teman-teman produksi juga akan mendapatkan imbalan yang sebanding dengan kerja keras mereka,” tutupnya. Sumber : ideusahabisnis.com
Read more ...

Bisnis Usaha Topeng Pekanbaru Riau

Bisnis Usaha Topeng Pekanbaru Riau - Seni topeng yang hadir di tengah-tengah masyarakat, bisa dibilang cukup monoton. Karena kurang berkembang dalam mengikuti alur jaman. Dari dulu, bahkan hingga kini, seni topeng yang dihasilkan oleh pengrajinnya, masih seputar tokoh-tokoh ilusi atau pewayangan.

Namun, di tangan Simon, topeng yang sebenarnya memiliki pakemnya sendiri itu, ditabrak hingga menjadi satu bagian dari kesenian kontemporer atau kekinian yang indah, tidak biasa dan memiliki prospek bisnis yang cerah.

Selain sebagai penggerak roda ekonomi, membuat topeng juga menjadi semacam perenungan diri. Karena inilah, pria yang berpenampilan sederhana dan bersahaja itu, begitu mencintai kesenian membuat topeng. Berbekal dua tahun menimpa ilmu kepada seorang seniman gaek asal Yogyakarta Alm. Effendi, membuat Simon memantapkan diri berkecimpung penuh dalam kerajinan topeng karakter sejak tahun 1991 lalu.

Setelah belajar kepada Alm. Effendi, saya lantas mendirikan usaha pembuatan topeng kontemporer, yang saya namakan Retno Dumilah. Untuk bahan baku dari awal hingga sekarang, saya menggunakan bahan utama sampah kertas yang terbuang dan juga tanah liat sebagai cetakannya, ungkap Simon seperti dikutip dari situs wartawirausaha kemarin.

Menurut Simon, yang membedakan topeng karakter dengan topeng-topeng yang lain, adalah topeng karakter buatan Simon selalu di luar pakem. Tak hanya model atau bentuknya saja yang nyleneh dan begitu jujur, namun warnanya pun bisa dibilang cukup berani. Bahkan dalam satu topeng, Simon memberikan warna yang berbeda dan saling bertabrakan.

Berbagai kreasi topeng karakter yang umumnya saya buat meliputi bentuk badut, tokoh wayang, wajah atau sketsa manusia, hingga karakter hewan. Untuk khusus sketsa manusia, saya bisa juga menerima pesanan dari customer, misal diminta dibuatkan topeng yang persis seperti wajahnya atau wajah keluarga-keluarganya. Selain dari masyarakat biasa, beberapa pejabat penting negeri ini, seperti pak Dahlan Iskan, juga pernah berkunjung ke galeri saya dan meminta saya membuatkan topeng yang sesuai karakter dia, kenang Simon, yang memiliki bengkel serta galeri di Kelurahan Kawedanan, Magetan ini.

Proses pembuatan topeng karakter, menurut Simon tidaklah sulit. Siapapun bisa, namun dalam peluang usaha ini kita harus peka dan terus mengasah imajinasi visual agar hasil akhirnya bisa sempurna. Hal pertama yang bisa dilakukan ketika ingin membuat topeng karakter ini, adalah membuat cetakan dari tanah liat.

Jadi, di atas tanah liat itulah sebenarnya kita akan berkreasi, membentuk wajah seseorang atau karakter siapapun. Setelah proses pertama ini selesai, dilanjutkan dengan menempelekan sampah kertas yang terlebih dulu diolah atau dilebur dengan lem. Kertas yang bagus digunakan untuk topeng, biasanya kertas limbah karung semen. Untuk finishingnya, saya menggunakan cat khusus yang tidak mudah luntur atau buram, ujar Simon.

Melihat dari bentuknya, topeng-topeng kreasi Simon ini cukup manis dan unik jika menghiasi dinding di ruang tamu. Meski demikian, topeng-topeng tersebut juga bisa digunakan atau dipakai untuk pementasan sendra tari atau kegiatan seni lainnya. Karena itulah, setiap topeng yang saya buat, saya buatkan pengait di atasnya agar bisa dipasang di ruang tamu. Biasanya saya dapat pesanan untuk membuatkan topeng sekeluarga lengkap, tambahnya.

Untuk harga, bisa dibilang topeng karakter buatan Simon ini cukup terjangkau. Hanya dengan merogoh kocek 20 ribu hingga 125 ribu, maka kita pun bisa membawa pulang topeng karakter pilihan kita. Menurut Simon, untuk harga tergantung penuh dari tingkat kesulitan dan besarnya topeng. Untuk topeng binatang seperti naga atau harimau, harganya bisa lebih tinggi lagi. Dalam sebulan, Simon mengaku omzet dagangannya bisa mencapai sekitar 3 jutaan rupiah. Namun, pada bulan-bulan tertentu yang banyak digelar event, omzet akan meningkat drastis.

Melejit
Biasanya pada bulan Agustus hingga Oktober, dimana banyak digelar event seperti panen raya, serta HUT pemerintah daerah, maka penjualan topeng saya akan ikut meroket. Pada event-event tersebut saya juga sekalian mengiklankan diri kepada masyarakat yang datang untuk datang melihat di bengkel kami. Namun, saat bulan-bulan paceklik datang, terkadang saya nyambi melukis untuk pemasukan tambahan, ungkap Simon.

Saat ini, Simon juga mengelola galeri seni, khususnya Topeng Karakter di luar kota, tepatnya di Magelang. Menurut simon, di sekitar Magetan, apresiasi terhadap seni maupun senimannya dinilai masih sangat kurang. Hal ini terbukti, masih minimnya perhatian pemerintah setempat terhadap seni, khususnya topeng karakter ini. Berbeda dengan Magelang yang memang dekat dengan kota seni budaya, seperti Yogyakarta. Disana apresiasinya sudah sangat bagus.

Untuk pemasaran topeng karakter ini, menurut pengakuan Simon masih menggunakan promosi sederhana, yaitu dari mulut ke mulut, selain melalui event-event khusus. Ke depan saya berharap bisa mengenalkan produk melalui media online, sehingga siapapun dan dimanapun bisa pesan ke saya. Selain itu, harapan saya juga bisa membuka pasar atau kerjasama dengan galeri di Bali, agar pangsa pasar untuk topeng buatan saya lebih luas, tutupnya. Sumber : medanbisnisdaily.com
Read more ...

Selasa, 03 Oktober 2017

Pelaku Usaha Mikro Daftar Secara Online, Kemenkop UKM Bersama Kadin Mendukung

Pelaku usaha mikro dan kecil cukup didaftarkan secara online sebelum memulai usaha, Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung. Namun demikian, terkait kewajiban pajak kedua pihak belum mengetahui apakah ada pengenaan pajak bagi pelaku usaha mikro yang telah mendaftarkan diri.


Hal itu diungkapkan Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram dalam acara Rakornas Kadin di hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/10/2017). Rakornas kali ini mengangkat tema "Mendorong Digitalisasi UMKM, Industri Kreatif dan Start Up untuk Menciptakan Ekonomi Berkeadilan dalam Menghadapi Persaingan Global".


"Apakah para pelaku mikro dan kecil cukup didaftarkan saja usahanya ini dibebaskan dari pajak, tentu perlu pemikiran dan pertimbangan lebih lanjut, karena Kami belum tanya secara detail ke Ditjen Pajak kalau didaftar itu kena pajak atau tidak," ungkap Agus.


Agus mengutip kata dari Presiden Jokowi bahwa pelaku usaha mikro dan kecil cukup didaftarkan saja, dengan maksud untuk memberikan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha di Indonesia. Sebab menurutnya, investasi menjadi terhambat masuk dikarenakan masalah perizinan usaha ini.


"Pak Jokowi ingin para pelaku usaha mikro dan kecil itu tidak perlu izin, didaftarkan saja. Nanti secara online di tempat tempat tertentu didaftar oleh pemerintah daerah setempat. Saking Pak Jokowi concern terhadap para pelaku usaha mikro dan kecil yang merupakan mayoritas di tanah air," kata Agus.


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Koperasi M Lutfi juga mendukung rencana tersebut. Lutfi mengatakan anggota Kadin yang sebagian besar merupakan kelompok usaha mikro dan kecil harus membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai stakeholders guna mengembangkan usahanya. "Bahwa Kadin akan menjadi penggerak persatuan bagi pencipta nilai tambah baru. Dan Kadin juga ingin berkontribusi, maka anggota Kadin juga membayar pajak. Oleh sebab itu, Kadin ada untuk Indonesia," tandas M Lutfi.


Rudy Salahuddin selaku Deputi bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UKM, Kemenko Perekonomian menjelaskan tujuan pemerintah menerbitkan Izin atau mendaftarkan para pelaku usaha mikro dan kecil agar supaya memudahkan pembinaan. Pemerintah ingin database yang jelas berapa jumlah UKM untuk dibina nantinya.


"Yang diperlukan pemerintah bagaimana mendata. Tidak perlu tahu asal data itu dari mana, karena itu kita minta bantuan dari pelaku usaha untuk bagaimana kita bangun data dan bina pelaku UMKM dari data yang kita miliki," jelas Rudy.


Pemerintah menargetkan agar usaha mikro dan kecil bisa naik kelas. Namun Rudy mengaku salah satu hambatannya adalah dengan diterbitkannya adalah UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang membagi wewenang pembinaan usaha mikro mikro yang jumlahnya mayoritas lebih dari 98 % ada pada Pemda Kabupaten/Kota dan Pemerintah Propinsi untuk usaha kecil.


"Ini yang dapat menghambat kita melakukan pembinaan dan pendataan. Contohnya data yang saat ini sekitar 59  juta UMKM itu data hasil prediksi Data BPS yang belum ada by name by adress, sehingga kita tidak begitu tahu bagaimana mau membina UKM membawa UKM naik kelas yang mana. Ini yang jadi perhatian pemerintah," ungkap dia.


Pembicara lain, Waketum bidang Industri Kreatif Kadin Ariful Hidayat mengatakan, peluang pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia masih sangat besar. Beberapa faktor pendukungnya, antara lain bonus demografi Indonesia dan gaya hidup digital yang terus mengalami peningkatan.


"Pertumbuhan belanja online di Indonesia terus meningkat. Oleh karena itu, tak usah heran bila pemain asing pun sudah mulai masuk menggarap potensi e-Commerce di Indonesia," kata Ariful yang akrab disapa Erik.


Maka, Erik menegaskan bahwa hanya ada dua pilihan bagi pelaku UKM yang masih konvensional, yaitu berubah atau punah. Sehingga lanjut dia, pemanfaatan teknologi tidak bisa lagi dihindari.


"Sudah lazim sekarang ini kita berpromosi barang melalui Media Sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya. Untuk delivery produk ke konsumen, saat ini tersedia aplikasi ojek online," ujar Erik.


Meski begitu, Erik juga mengakui bahwa masih ada permasalahan yang membelit industri kreatif di Indonesia. Seperti kualitas SDM, bahasa, sumber daya pendukung, kelembagaan, dan juga pembiayaan.


"Yang tak kalah mengherankan, para pelaku UKM industri kreatif di Indonesia hanya 16 persen yang berbadan hukum, sedangkan 83 persen lainnya masih berbentuk informal," pungkas Erik.


sumber: okezone.com
Read more ...

Minggu, 01 Oktober 2017

Kemenkop UKM Akan Memberikan Bantuan Modal Bagi Wirausaha Pemula di Tahun 2018

Di tahun 2018 akan datang Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan anggaran skema baru program bantuan kewirausahaan. Skema disusun untuk meningkatkan jumlah peserta penerima bantuan kewirausahaan dari tahun sebelumnya,

“Kewirausahaan tetap menjadi program prioritas Kemenkop dan UKM pada 2018. Karena itu, anggaran yang dialokasikan juga lebih besar agar penerimanya bisa lebih ditingkatkan jumlahnya,” ujar Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Dia menjelaskan ada dua skema pendanaan yang akan diberlakukan pada Tahun Anggaran 2018 mendatang, yaitu skema pertama Bantuan Pemerintah kepada Wirausaha Pemula (WP) dengan bantuan modal Maksimal sebesar Rp 13 juta. Skema kedua untuk Tahun Anggaran 2018 adalah Bantuan Pinjaman yang harus dikembalikan atau bergulir melalui LPDB-KUMKM sebesar Rp 25 juta hingga Rp 50 juta.

Untuk skema pertama ini, calon WP akan lebih dulu mendapatkan pelatihan.Kemudian peserta pelatihan akan diwajibkan membuat proposal atau rencana bisnis untuk dinilai kelayakannya. Proposal yang lolos seleksi akan mendapatkan bantuan modal usaha tersebut.

“Wirausaha pemula kami targetkan mencapai 1.700 hingga 1.800 peserta, yang sebelumnya direncanakan hanya 1.200 peserta,” kata dia.

Sasaran penerimanya adalah para mahasiswa atau calon wirausaha dari berbagai daerah termasuk daerah tertinggal dan masyarakat berpendapatan rendah. Karena itu, Agus mengharapkan para mahasiswa bisa memanfaatkan skema ini untuk menyiapkan diri sebagai calon wirausaha.

Dia mengungkapkan skema Bantuan Pemerintah untuk wirausaha pemula pada 2018 memang berbeda dengan skema WP 2017 yang menerapkan sistem e-proposal. Tahun ini yang berlaku setiap calon WP mendaftarkan proposal secara online dan juga mensyaratkan sudah memiliki usaha minimal enam bulan dan memiliki sertifikat pelatihan.

Skema Bantuan Pinjaman kedua ini dengan sasaran para pengusaha muda termasuk pegusaha muda dengan bisnis berbasis IT atau Startup. Dana yang dialokasikan untuk skema ini direncanakan sebesar Rp 100 miliar dan dikelola melalui manajemen LPDB- KUMKM.

Asisten Deputi Bidang Peningkatan Kualitas SDM Perkoperasian, Kemenkop dan UKM Talkah Badrus mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi skema WP tersebut kepada kelompok sasaran.

“Misalnya sasarannya adalah mahasiswa, sebanyak 200 mahasiswa dikumpulkan untuk dilatih focus proposal bisnis. Kemudian, peserta akan diminta membuat proposal untuk dikompetisikan, dan dinilai mana yang layak secara bisnis. Peserta yang lolos akan mendapat bantuan modal WP,” tandas Talkah. sumber: Liputan6
Read more ...